Checklist Quality Control industri EV di Indonesia mencakup pengujian baterai, komponen mekanik, dan sistem kelistrikan, dilengkapi dengan studi kasus. Pelajari standar, metode, dan alat ukur seperti force gauge untuk memastikan kualitas dan keamanan produk.
Industri kendaraan listrik (EV) berkembang pesat di Indonesia, terutama pada sektor baterai dan komponen pendukung. Namun, kompleksitas teknologi EV—terutama baterai lithium-ion—menuntut sistem quality control (QC) yang ketat dan terstandarisasi.
Baterai EV terdiri dari ratusan sel, dan cacat (defect) yang sangat kecil pada satu sel saja dapat menyebabkan kegagalan sistem atau bahkan risiko kebakaran .
Selain itu, pengujian diperlukan untuk memastikan:
Pengujian ini mencakup aspek elektrikal, mekanikal, dan termal dalam seluruh proses produksi.
Di sini force gauge sangat krusial untuk memastikan kekuatan mekanik sesuai standar produksi.
OCV test digunakan untuk mendeteksi kualitas sel dan degradasi baterai sejak awal.
Pengujian ini memastikan baterai aman dalam berbagai kondisi ekstrem.
EOL testing memastikan baterai siap digunakan sebelum dikirim ke OEM kendaraan.
Digunakan untuk:
Sangat penting untuk memastikan mechanical integrity.
Digunakan untuk:
Tim kami ingin berbagi pengalaman studi kasus pada sebuah pabrik perakitan baterai EV di Indonesia yang memiliki beberapa permasalahan pada konektor batttery pack mereka. Sehingga menyebabkan pemembalian produk meningkat dan beberapa unit mengalami overheating.
Setelah Tim kami menganalisa lebih dalam, ternyata Quality Control pada pabrik tersebut sebelumnya hanya melakukan inspeksi visual dan electrical test, tidak ada pengujian tarik konektor.
Sehingga tim kami memberikan solusi ke pabrik tersebut untuk menambahkan pengujian tarik (push-pull test) pada konektor dengan menggunakan Force Gauge pada proses QC mereka. Tidak lupa dengan mengadakan standarisasi nilai minimum (misal ≥ 30 N).
Setelah mengaplikasikan pengujian tarik pada konektor baterai mereka, terbukti mampu menurunkan defect hingga 40%, tidak ada lagi kasus konektor lepas, juga QC mereka menjadi lebih terukur dan repeatable.
Checklist QC dalam industri EV bukan hanya formalitas, tetapi menjadi fondasi utama keamanan dan performa kendaraan listrik.
Dengan implementasi QC yang tepat maka:
Dan yang terpenting:
Penggunaan alat ukur yang tepat seperti force gauge, push pull gauge, dan custom gauge dari PT Yakin Maju Sentosa menjadi faktor kunci dalam menjaga standar kualitas industri EV.
PT Yakin Maju Sentosa adalah distributor resmi berbagai alat untuk kebutuhan Quality Control di Industri EV yang ada di Indonesia. Dengan pengalaman industrial dan dukungan teknis dari kami akan membantu Anda untuk lebih memahami alat QC yang tepat dan paling sesuai kebutuhan untuk kebutuhan pabrik Anda.
Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang alat QC di industri EV untuk mendukung bisnis Anda, silahkan hubungi kami.
Kunjungi juga halaman Facebook, Instagram dan Linkedin kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar peralatan industri.