Di banyak pabrik, kontrol panel (panel control) sering dianggap aman selama mesin masih bisa berjalan. Padahal, salah satu penyebab utama kerusakan panel yang sering luput diperhatikan adalah panel panas akibat suhu lingkungan yang tinggi. Panel yang terlalu panas tidak hanya mempercepat kerusakan komponen, tetapi juga berpotensi menyebabkan downtime produksi, reject meningkat, hingga kerusakan mesin yang mahal.
Lingkungan pabrik bersuhu tinggi
(dekat mesin press, welding, oven, furnace)
Ventilasi panel tidak memadai
Panel tertutup tanpa sistem pendinginan aktif
Hanya mengandalkan fan
Udara luar juga panas
Debu masuk dan panas terjebak
Kepadatan komponen tinggi
PLC, inverter, power supply, dan relay menghasilkan panas bersamaan.
Panel panas adalah kondisi di mana suhu di dalam panel control melebihi batas aman kerja komponen listrik dan elektronik.
> Umumnya, suhu ideal panel control industri berada di kisaran 25–30°C
> Risiko mulai meningkat saat suhu panel >40°C
Tanpa AC Panel atau cooling panel yang memadai, QC sering menghadapi:
Lokasi: Panel control ditempatkan dekat mesin welding.
Masalah:
Mesin sering stop mendadak
PLC error random (kadang jalan normal, kadang tidak)
Tidak ada komponen yang terlihat rusak
Akar masalah:
Suhu dalam panel mencapai 45–50°C akibat panas dari mesin welding
PLC sebenarnya masih hidup, tapi overheat
Dampak:
Terjadi downtime selama ±1–2 jam/hari
Produksi terganggu, target harian jadi meleset
Solusi Kami:
Pendinginan panel menggunakan AC panel
Suhu panel akan stabil di 28–30°C
Hasil Setelah Pakai AC Panel:
Error hilang
Line produksi kembali stabil
Downtime turun signifikan.
Lingkungan: Ruangan panas + debu.
Masalah:
Inverter sering trip
Umur inverter masih kurang dari 1 tahun
Akar masalah:
Panel hanya pakai fan
Debu masuk → panas terjebak
Dampak:
Biaya penggantian inverter tinggi
Maintenance jadi sering
Solusi Kami:
Ganti sistem pendingin ke cooling panel yang tertutup agar udara tidak keluar masuk.
Hasil Setelah Pemasangan Cooling Panel:
Mesin: CNC High Precision.
Masalah:
Mesin tiba-tiba mati total
Main control board rusak
Akar masalah:
Suhu panel >50°C
Komponen IC mengalami thermal stress berulang
Dampak:
Spare part mahal & indent
Produksi berhenti berhari-hari
Solusi Kami:
Pasang AC panel + monitoring suhu
Ada alarm yang akan bunyi saat suhu naik
Hasil:
Aplikasi: Panel kontrol alat ukur dan sensor.
Masalah:
Data pengukuran tidak konsisten
Produk yang dihasilkan sering reject / false NG
Akar masalah:
Modul I/O & sensor controller ternyata overheat
Drift data akibat panas
Dampak:
Quality Control menjadi kacau
Banyak produk bagus jadi ikut terbuang
Solusi Kami:
Pendinginan panel + perapihan layout komponen
Hasil:
AC panel industri dirancang khusus untuk:
Menjaga suhu panel tetap stabil
Bekerja di lingkungan pabrik berat
Melindungi komponen sensitif dari panas & debu
Jika Anda menemukan kondisi berikut, sebaiknya segera evaluasi panel control:
Panel terasa panas saat disentuh
Mesin sering trip tanpa sebab jelas
PLC/inverter sering error
Reject produk meningkat
Komponen panel sering diganti.
Tonton Disini "Mengapa Anda Perlu Menggunakan AC Panel"
Panel panas adalah salah satu penyebab utama banyaknya panel control menjadi rusak di industri.
Masalah ini sering tidak terlihat di awal, namun dampaknya bisa sangat besar bagi operasional pabrik.
Menggunakan AC panel industri bukan sekadar tambahan, melainkan investasi untuk melindungi mesin, menjaga kualitas, dan menekan downtime produksi.
Hubungi kami untuk audit suhu panel dan rekomendasi AC panel industri yang sesuai kebutuhan pabrik Anda.
Selama lebih dari 20 tahun, Dindan telah memproduksi dan mendistribusikan mesin AC Panel (cooling unit) ke berbagai negara, termasuk di Indonesia, dimana PT Yakin Maju Sentosa adalah salah satu distributornya.