Mengapa Hasil Coating Thickness Berbeda Meskipun Prosesnya Sama?

Dalam proses manufaktur, khususnya di industri otomotif, elektrikal, dan komponen presisi, coating thickness (ketebalan lapisan) merupakan parameter kualitas yang sangat penting. Namun, tidak jarang ditemukan hasil ketebalan coating yang berbeda-beda, meskipun produk diproses dengan metode, mesin, dan parameter yang sama. Fenomena ini sering menimbulkan pertanyaan di bagian produksi maupun quality control.

Artikel ini membahas penyebab utama, checklist troubleshooting, serta solusi praktis untuk menjaga kualitas coating tetap stabil.

Faktor-faktor Penyebab Paling Umum

1. Kondisi Permukaan Material (Substrate)

Permukaan material sebelum proses coating sangat berpengaruh terhadap hasil akhir ketebalan lapisan. Perbedaan kecil pada:

  • Kekasaran permukaan

  • Kebersihan (oil, debu, partikel mikro)

  • Oksidasi atau karat halus

dapat menyebabkan lapisan coating menempel tidak merata. Hal ini dikarenakan permukaan yang lebih kasar cenderung “menahan” coating lebih banyak dibandingkan permukaan yang lebih halus.

2. Posisi dan Orientasi Benda Kerja/Subjek

Meskipun melalui proses yang sama, posisi benda kerja saat coating dapat memengaruhi distribusi lapisan, terutama pada proses seperti:

  • Spray coating

  • Electroplating

  • Powder coating

Area yang lebih dekat ke sumber spray atau elektroda biasanya akan memiliki ketebalan lebih tinggi dibandingkan area lain.

3. Variasi Aliran dan Distribusi Coating

Dalam praktiknya, aliran coating tidak selalu 100% stabil. Faktor seperti:

  • Tekanan spray yang sedikit berubah

  • Viskositas (ukuran kekentalan) cairan coating

  • Temperatur material atau lingkungan

dapat menyebabkan variasi ketebalan, meskipun parameter mesin tidak diubah secara signifikan.

4. Pengaruh Proses Pengeringan atau Curing

Setelah aplikasi coating, proses drying atau curing juga berpengaruh besar. Perbedaan kecil pada:

  • Suhu (oven atau ruang drying)

  • Waktu drying dan curing (terlalu cepat kering atau terlalu lama kering)

  • Sirkulasi udara dan Kelembapan

dapat menyebabkan lapisan menyusut atau mengeras dengan cara yang berbeda, sehingga ketebalan akhir tidak selalu sama.

5. Bentuk dan Geometri Produk

Produk dengan bentuk yang kompleks, sudut tajam, lubang, atau lekukan akan lebih sulit mendapatkan coating yang seragam. Pada area sudut atau tepi, lapisan sering kali:

  • Bentuk produk dengan sudut tajam cenderung membuat lapisan coating menjadi lebih tipis (karena aliran coating menjauh)
  • Bentuk produk dengan adanya area cekungan: aliran udara spray menjadi tidak maksimal, cat menjadi sulit masuk, menghasilkan hasil akhir coating yang tipis dan tidak merata
  • Bentuk produk yang tinggi/vertikal: gravitasi membuat coating mengalir turun, muncul run/sag (yang seperti bulir)
  • Bentuk produk dengan geometri yang kompleks (Ketebalan tidak seragam) membuat tampilan coating menjadi tidak seragam dan performa coating menjadi berbeda-beda dalam 1 produk.

Hal ini tetap bisa terjadi meskipun prosesnya sama.

6. Waktu dan Kondisi Larutan Coating

Untuk proses berbasis cairan atau platingkondisi larutan sangat menentukan hasil. Perubahan kecil pada:

  • Konsentrasi larutan

  • Kontaminasi mikro

  • Usia larutan

bisa memengaruhi kecepatan dan ketebalan lapisan yang terbentuk.

7. Variasi Metode dan Titik Pengukuran

Perbedaan hasil coating thickness juga sering disebabkan oleh cara pengukuran itu sendiri, seperti:

  • Perbedaan titik ukur

  • Sudut penempatan alat ukur

  • Tekanan saat pengukuran

Tanpa metode pengukuran yang konsisten dan alat yang presisi, hasil pengukuran bisa berbeda meskipun lapisan sebenarnya relatif seragam.

Checklist Troubleshooting Coating

Ini yang wajib dicatat oleh operator:

  • Material

  • Lingkungan

  • Aplikasi

  • Drying/Curing

  • Hasil Akhir

Tips Menjaga Konsistensi dan Stabilitas Hasil Coating Thickness

1. Standarisasi Persiapan Permukaan (Surface Preparation)

Konsistensi coating dimulai dari sebelum proses coating itu sendiri.

  • Pastikan proses degreasingcleaning, dan pre-treatment selalu sama

  • Gunakan standar kebersihan (misalnya water break test)

  • Kontrol tingkat kekasaran permukaan (Ra)
    Permukaan yang berbeda akan menghasilkan ketebalan coating yang berbeda, meskipun prosesnya sama.

2. Kontrol Parameter Proses Secara Ketat

Pastikan semua parameter utama terdokumentasi dan dikontrol:

  • Tekanan spray / arus listrik (plating)

  • Jarak spray ke benda kerja

  • Kecepatan conveyor atau waktu proses

  • Viskositas coating dan temperatur larutan
    Gunakan SOP tertulis dan hindari penyesuaian manual tanpa pencatatan.

3. Jaga Stabilitas Lingkungan Produksi

Faktor lingkungan sering diabaikan, padahal sangat berpengaruh.

  • Kontrol suhu dan kelembapan ruangan

  • Minimalkan debu dan kontaminan udara

  • Pastikan sirkulasi udara stabil
    Lingkungan yang berubah dapat memengaruhi aliran coating dan proses curing.

4. Pastikan Posisi dan Jig Konsisten

  • Gunakan jighanger, atau fixture yang sama untuk setiap batch

  • Pastikan orientasi produk tidak berubah

  • Hindari penumpukan produk yang menghalangi area coating
    Posisi yang konsisten membantu distribusi coating lebih merata.

5. Lakukan Monitoring Kondisi Coating Secara Berkala

Untuk proses liquid coating atau plating:

  • Cek konsentrasi larutan

  • Monitor kontaminasi dan umur larutan

  • Lakukan penambahan ulang bahan coating (replenishment) sesuai jadwal
    Larutan yang sudah berubah sifatnya akan menghasilkan ketebalan yang tidak stabil.

6. Gunakan Metode Pengukuran yang Konsisten

  • Tentukan titik ukur yang sama untuk setiap produk

  • Gunakan metode ukur yang sesuai (magnetic, eddy current, ultrasonicdll.)

  • Pastikan operator memahami cara penggunaan alat ukur dengan benar
    Kesalahan pengukuran sering disalahartikan sebagai ketidakkonsistenan proses.

7. Kalibrasi dan Verifikasi Alat Ukur Secara Rutin

  • Lakukan kalibrasi alat coating thickness secara berkala

  • Gunakan shim atau reference standard saat verifikasi harian
    Alat ukur yang tidak terkalibrasi akan menghasilkan data yang tidak akurat.

8. Tingkatkan Kompetensi Operator

  • Lakukan training rutin untuk operator coating dan Quality Control

  • Kurangi ketergantungan pada “feeling” operator (tidak berdasar)

  • Pastikan semua mengikuti SOP yang sama
    Faktor (Human) manusia adalah salah satu penyebab terbesar variasi hasil coating.

9. Terapkan Analisis Data dan SPC

  • Catat hasil coating thickness setiap batch

  • Gunakan Statistical Process Control (SPC)

  • Identifikasi lebih awal sebelum terjadi defect
    Pendekatan berbasis data membantu menjaga stabilitas jangka panjang.

Mengapa Kontrol Proses Itu Penting?

Dalam banyak kasus di lapangan, masalah coating bukan berasal dari cat, tetapi dari:

  • Parameter proses yang tidak terukur

  • Suhu & lingkungan yang tidak stabil

Penggunaan alat ukur yang tepat, kontrol suhu yang stabil akan membantu:

  • Menjaga viskositas & curing tetap konsisten

  • Mengurangi variasi hasil coating

Apabila Anda mempunyai masalah sebagai berikut:
  • Hasil coating sering berubah

  • Ketebalan tidak konsisten

Evaluasi kontrol proses Anda sekarang.


Pendekatan berbasis pengukuran dan stabilitas sistem terbukti membantu banyak pabrik meningkatkan kualitas coating.

 

Kesimpulan

Perbedaan hasil coating thickness bukan berarti proses produksi tidak stabil, melainkan mencerminkan kompleksitas banyak faktor yang memengaruhi pembentukan lapisan. Mulai dari kondisi material, proses aplikasi, hingga metode pengukuran, semuanya berperan dalam menentukan hasil akhir.

Oleh karena itu, untuk menjaga kualitas dan konsistensi, maka:

  • Kontrol proses harus dilakukan secara menyeluruh

  • Standarisasi metode pengukuran sangat penting

  • Penggunaan alat ukur coating thickness yang akurat dan repeatable menjadi kunci dalam quality control.

Dengan pemahaman yang tepat, perbedaan hasil coating thickness dapat diminimalisir dan kualitas produk tetap terjaga sesuai standar industri.

Kami Siap Membantu Anda

Hubungi kami apabila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau ingin berkonsultasi seputar permasalahan coating Anda. Tim Technical Support kami selalu bersedia membantu.