Mikroskop Cahaya - Jenis dan Contoh Light Microscope Terbaik

Saat ini mikroskop cahaya (light microscope) adalah mikroskop yang banyak digunakan di berbagai bidang, seperti sains dan teknologi, termasuk life sciences, biologi, material, nanoteknologi, inspeksi industri, forensik, dan banyak lagi.

Artikel ini membahas jenis dan contoh mikroskop cahaya terbaik yang banyak digunakan saat ini untuk aplikasi yang berbeda. 

Apa itu Mikroskop Cahaya?

Mikroskop cahaya atau light microscope adalah alat untuk memvisualisasikan detail halus suatu objek. Umumnya mikroskop cahaya digunakan dalam laboratorium biologi untuk memperbesar dan menganalisis objek yang sangat kecil, contohnya mikroorganisme.

Perbesaran light microscope sangat bervariasi, tergantung jenis dan jumlah lensa penyusunnya. Contohnya, simple light microscope yang memiliki perbesaran rendah karena menggunakan lensa tunggal. Sedangkan compound light microscope memiliki perbesaran lebih tinggi karena menggunakan dua lensa, yaitu lensa objektif dan lensa okuler.

Fungsi Mikroskop Cahaya

Fungsi mikroskop cahaya didasarkan pada kemampuannya untuk memfokuskan berkas cahaya melalui spesimen yang sangat kecil dan transparan, untuk menghasilkan gambar yang diperbesar menggunakan lensa. Spesimen yang divisualisasikan dapat bervariasi, mulai dari bakteri hingga sel dan partikel mikroba lainnya.

Perbedaan Mikroskop Cahaya dan Mikroskop Elektron

Mikroskop cahaya berbeda dengan mikroskop elektron dalam beberapa hal. Perbedaan tersebut dirangkum pada tabel berikut ini:

Mikroskop Cahaya

Mikroskop Elektron

Menghasilkan gambar menggunakan berkas cahaya (± 400-700 nm)

Menghasilkan gambar menggunakan berkas elektron (± 1 nm)

Dapat mengamati spesimen hidup dan mati

Hanya dapat mengamati spesimen yang sudah mati dan kering

Perbesarannya lebih rendah dari mikroskop elektron

Perbesaran jauh lebih tinggi

Persiapan spesimen memakan waktu beberapa menit hingga 1 jam

Persiapan spesimen memakan waktu beberapa hari

Resolusi lebih rendah

Resolusi lebih tinggi

Pembentukan gambar bergantung pada penyerapan cahaya dari zona yang berbeda dari spesimen

Pembentukan bayangan tergantung pada hamburan elektron

Biaya perawatan lebih murah

Biaya perawatan lebih mahal 

 

Prinsip Kerja Mikroskop Cahaya

Light microscope beroperasi berdasarkan prinsip bahwa energi cahaya akan melewati objek atau spesimen dan dengan kemampuan lensa untuk membelokkan cahaya tersebut dan memfokuskannya pada spesimen akan membentuk kesan gambar diperbesar pada lapisan sensori visual mata. 

 

Jenis Mikroskop Cahaya

1. Bright Field Light Microscope

Mikroskop medan terang adalah mikroskop yang paling sederhana dan mudah digunakan. Dalam mikroskop medan terang, cahaya iluminasi ditransmisikan melalui sampel dan kontras dihasilkan oleh penyerapan cahaya di area padat spesimen. 

Mikroskop bright-field biasanya hanya memberikan gambar dengan kontras rendah dari spesimen biologis transparan. Salah satu cara untuk meningkatkan kontras dengan mikroskop bright-field adalah dengan menggunakan pewarna selektif, namun pewarna ini sering bersifat racun bagi sel hidup.

2. Dark-Field Light Microscope

Mikroskop medan gelap adalah mikroskop cahaya yang menciptakan latar belakang gelap, untuk melihat sel hidup yang tidak berwarna yang akan sulit bila dilihat pada bidang terang. 

Dark-field microscope biasanya digunakan di laboratorium mikrobiologi untuk tujuan pengamatan motilitas mikroba dan struktur internal pada mikroorganisme eukariotik yang lebih besar seperti alga dan ragi.

3. Phase Contrast Light Microscope

Mikroskop kontras fase adalah mikroskop cahaya yang mengubah perbedaan indeks bias dalam spesimen menjadi perbedaan kecerahan gambar. Mikroskop ini digunakan untuk melihat sel yang transparan dan tidak berwarna dengan meningkatkan kontras gambar spesimen dan tanpa perlu pewarnaan khusus.

Kontras fase sangat ideal untuk sampel yang sangat tipis. Oleh karena itu, sistem inverted microscope dapat digunakan, bahkan memberi keuntungan karena memberi lebih banyak ruang kerja. Namun juga dapat dipasang pada mikroskop tegak.

4. Fluorescent Light Microscope

Mikroskop fluoresensi adalah mikroskop cahaya yang ditandai dengan zat pewarna fluoresen. Dalam fluorescence microscope, spesimen disinari cahaya dengan panjang gelombang yang relatif pendek, biasanya biru atau ultraviolet (UV). 

Mikroskop fluoresensi digunakan untuk melihat bagian-bagian tertentu dari sel dan jaringan hidup dengan bantuan fluorfor, terutama pada penelitian biologi dan medis. Jenis mikroskop cahaya ini juga bisa digunakan dengan mikroskop cahaya lainnya, contohnya fase kontras.

5. Polarizing Light Microscope

Mikroskop polarizing adalah mikroskop cahaya yang dilengkapi dengan polarizer linear yang terletak di bawah kondensor dan polarizer tambahan yang dipasang di atas lensa mata yang digunakan untuk melihat bahan kimia, batuan, dan mineral.

Mikroskop polarisasi memiliki kemampuan untuk mendeteksi objek anisotropik, bahan birefringen, kimia, mineralogi, dan lain-lain. Oleh karena itu, mikroskop polarisasi juga disebut sebagai mikroskop petrologi atau geologi.

Contoh Mikroskop Cahaya yang Dijual di Indonesia

1. Euromex iScope Mikroskop Material Science Trinokuler IS1053PLMi

Mikroskop cahaya euromex tersedia pada tipe bright field yang dirancang khusus untuk Ilmu Hayati dan Ilmu Biomedis dengan eyepiece trinocular ataupun binocular.

2. Euromex Metalurgic Microscope Trinocular OX2153PLM

Euromex OX2153PLM adalah mikroskop untuk pengamatan semua jenis bahan brightfield dengan polarisasi, dapat diaplikasikan pada material jenis apapun.

Distributor Mikroskop Cahaya di Indonesia

PT Yakinmaju Sentosa adalah distributor resmi mikroskop cahaya di Indonesia. Kami akan membantu Anda untuk lebih memahami tipe mikroskop cahaya yang tepat sesuai kebutuhan Anda.

Jika Anda ingin berdiskusi untuk mendukung bisnis Anda, silahkan hubungi tim kami.

Kunjungi juga halaman FacebookInstagram dan Linkedin kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar peralatan industri.