Setelah libur panjang, banyak pabrik kembali beroperasi dengan satu tujuan utama: mengejar ketertinggalan produksi. Namun pada fase ini, Quality Control (QC) justru menghadapi risiko terbesar terhadap penurunan kualitas.
Di banyak kasus, akar masalah bukan hanya mesin atau operator, tetapi alat ukur yang tidak sepenuhnya mendukung kondisi pasca-libur.
Hasil pengukuran tidak konsisten
Operator berbeda menghasilkan keputusan berbeda
Defect meningkat di awal produksi
Deteksi masalah terlambat
Berikut adalah solusi dari kami yang telah dirangkum untuk mendukung QC di lapangan:
Pada produk dengan toleransi ketat, penggunaan alat ukur standar sering:
Memakan waktu
Bergantung pada keahlian (skill) individu
Rentan human error
Banyak pabrik otomotif dan mold & dies mulai mengandalkan custom gauge / limit gauge untuk:
Inspeksi dimensi kritikal
Keputusan OK / NG yang cepat
Konsistensi antar operator dan shift
Dengan custom gauge, maka:
Pada proses coating, painting, atau plating, QC sering menemukan:
Coating terlihat normal tapi sebenarnya out of spec
Nilai coating berubah meskipun proses sama
Komplain muncul di tahap berikutnya atau dari customer
Tanpa coating thickness gauge yang stabil dan sesuai aplikasi, masalah ini sering luput di awal.
Alat ukur coating yang tepat membantu QC: