Setiap mesin industri memiliki spesifikasi masing-masing dalam penggunaan dan perawatannya. Namun tahukah Anda kalau sebagian besar kerusakan pada mesin industri disebabkan oleh penggunaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin tersebut. Berikut adalah 5 kesalahan penggunaan pada mesin industri yang mengakibatkan kerusakan:

1. Mengabaikan  debu dan kotoran 
Debu dan kotoran yang menempel pada mesin industri jika terus dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan mesin tidak beroperasi secara maksimal. Akibatnya, tidak bisa dipastikan kapan bagian mesin tersebut akan mencapai titik lemahnya sehingga memungkinkan mesin tiba-tiba menjadi rusak tanpa menunjukkan tanda-tanda sebelumnya.
 
2. Pemberian pelumas yang tidak sesuai ukuran
Pemberian pelumas yang berlebih akan menyebabkan bagian-bagian mesin tidak leluasa untuk bergerak. Begitu pula dengan pemberian pelumas yang kurang akan menyebabkan onderdil pada mesin cepat aus. 

3. Gap atau kelonggaran yang dibiarkan
Mengabaikan baut yang kendor pada mesin industri dapat menyebabkan bagian mesin lainnya akan terpengaruh, sehingga kerusakan justru dapat menyebar.
 
4.  Tidak memperhatikan penempatan mesin
Kelembapan dan tekanan udara dari lingkungan dimana mesin ditempatkan dapat mempengaruhi bagian-bagian pada mesin. Sayangnya, kita seringkali tidak memperhitungkan lingkungan yang ideal ketika menempatkan mesin.

5. Tidak menggunakan cooling unit 
Penggunaan cooling unit pada mesin bertujuan untuk menjaga panel mesin Anda. Mesin yang tidak menggunakan cooling unit berpotensi mengalami downtime lebih tinggi dibanding yang menggunakan. Seberapa penting penggunaan cooling unit untuk mencegah kerusakan pada mesin?  baca selengkapnya disini>>>
 
Dengan menghindari 5 hal diatas maka Anda bisa meminimalisir masalah downtime pada mesin. PT Yakin Maju Sentosa sebagai perusahaan distributor alat dan mesin industri siap membantu Anda memilih produk yang paling tepat bagi kebutuhan produksi Anda. Anda juga dapat sharing ke kami mengenai masalah Anda dan bersama kita dapat menemukan solusinya.