Dalam industri manufaktur, kualitas dan keamanan produk menjadi faktor utama yang menentukan kepercayaan pelanggan. Salah satu metode pengujian yang sangat penting namun sering kurang dipahami adalah pengujian push pull test. Pengujian ini berperan krusial dalam memastikan kekuatan sambungan, komponen, dan material agar mampu bekerja sesuai standar industri.
Push pull test adalah metode pengujian mekanis yang digunakan untuk mengukur kekuatan tarik (pull) dan kekuatan dorong (push) pada suatu komponen atau sambungan. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar gaya yang dapat ditahan sebelum terjadi kegagalan.
Push pull test banyak digunakan untuk menguji:
Kekuatan crimp kabel
Konektor dan terminal
Press-fit component
Daya rekat adhesive
Pegas dan pin mekanis
Uji Tekan pada material Uji Tarik pada spring
Pengukuran gaya pada tuas lampu sein Uji kekuatan tarik pada komponen PCB
Uji Tekan kekuatan aktivasi pada tombol/layar screen
Uji Tarik komponen mainan Uji Tarik komponen alat olahraga (sport)
Uji Kekuatan Tarik/Buka kemasan Uji Tekan pada tablet obat
Uji Tarik pada kawat Uji Kekuatan Dorong pada jarum suntik
Pengujian push pull memastikan setiap komponen memiliki kekuatan mekanis yang konsisten dan sesuai spesifikasi desain. Hal ini membantu menjaga kualitas produk tetap stabil dari batch ke batch.
Kegagalan sambungan seperti kabel terlepas atau konektor longgar dapat menyebabkan kerusakan sistem bahkan risiko keselamatan. Push pull test mampu mendeteksi potensi kegagalan sejak tahap produksi.
Banyak standar internasional seperti ISO, JIS, ASTM, dan IATF 16949 mewajibkan pengujian tarik dan dorong. Data hasil push pull test menjadi bukti kepatuhan dalam proses audit kualitas.
Investasi pada alat push pull test mampu menekan biaya produksi secara signifikan dengan mengurangi scrap, rework, klaim garansi, dan risiko recall produk.
Terdapat 2 jenis force gauge: analog dan digital. Force gauge analog menggunakan spring/load cell, dan menampilkan hasil pengukurannya di dial indicator analog, sedangkan force gauge digital menggunakan sensor strain gauge/load cell untuk menghasilkan sinyal elektrik hasil pengukuran, dan ditampilkan secara numerik di layar digital.
Force Gauge Analog Force Gauge Digital
Force Gauge + Manual Stand Force Gauge + Motorized Stand
Motorized Force Gauge adalah Force Gauge yang dikombinasikan dengan Motorized Stand, tujuannya adalah untuk membuat pengukuran lebih efektif, baik dari segi cycle time, maupun dari akurasi pengukuran.
Motorized Stand
Penggunaan Motorized Stand dapat membantu dari segi cycle time, dikarenakan ada fitur perubahan speed range, sehingga pengukuran dapat dipercepat tanpa mengurangi akurasi. Dari segi akurasi, motorized stand dapat membatu pengukuran dikarenakan mengurangi human error dari operator.
Mark-10 Motorized Force Gauge adalah force gauge yang sudah satu set dengan Motorized Stand-nya, yang membuat Mark-10 Motorized Force Gauge berbeda dengan yang lain, adalah akurasi force gauge yang mampu mencapai hingga 0.1%, dibandingkan dengan brand lain yang umumnya hanya mencapai 0.5%.
Pengujian Tension Spring (tarik pegas)
Dari segi kapasitas, Mark-10 Motorized Force Gauge memungkinkan untuk melakukan pengukuran hingga 6.7 kN atau 670 kgF, dan travel range hingga 813 mm, sehingga cocok digunakan untuk pengukuran force push atau pull untuk spesimen dengan ukuran kecil ke menengah.
Mark-10 Motorized Force Gauge memiliki 2 jenis display yang bisa digunakan, display standard dan display tablet. Kedua display dapat berfungsi sebagai penampil data dan membuat report hasil pengukuran berupa excel atau pdf. Perbedaan nya terletak di penangkapan sinyal hasil pengukuran, display tablet dapat menangkap sinyal lebih banyak daripada display standard, sehingga hasil pengukurannya lebih cepat terbaca, namun tidak ada perbedaan dari segi akurasi.
Mark-10 Motorized Stand Display Tablet & Standard
Selain pengukuran nilai puncak/peak dari push pull, Mark-10 Motorized Force Gauge juga dapat melakukan pengukuran yang lebih detail seperti:
Distance measurement, pengukuran jarak sensor ketika melakukan penekanan atau penarikan terhadap spesimen/sample
Break detention, pengukuran sampai spesimen/sample rusak,
Load holding pengujian spesimen/sample jika ditekan atau ditarik,
Uji daya ledak pada kemasan makanan Uji pengelupasan pada kemasan segel foil
Uji torque pada tutup botol kemasan Uji tekan pada kemasan pump botol sabun
Motorized Force Gauge dilengkapi dengan software Easymesur dan Intellimesur tergantung dengan display yang digunakan. Kedua software tersebut dapat membuat reporting hasil pengukuran sesuai kehendak user/operator.
Mark-10 Motorized Force Gauge Reporting
Fitur yang lainnya adalah overlay hasil pengukuran, sehingga user bisa mengetahui langsung perbedaan dari beberapa hasil pengukuran yang terlihat di grafik tanpa perlu membuat report terlebih dahulu.
Mark-10 Motorized Force Gauge Overlay
Pengujian push pull test merupakan bagian penting dalam sistem quality control industri manufaktur. Dengan melakukan pengujian ini secara konsisten, perusahaan dapat meningkatkan kualitas produk, memenuhi standar industri, serta menjaga keamanan dan kepercayaan pelanggan.
Mark-10 Motorized Force Gauge sangat cocok digunakan untuk pengukuran yang membutuhkan cycle time cepat, namun tanpa menghilangkan akurasi, dengan kecepatan hingga 1100mm/menit dan akurasi 0.1% dari kapasitas. Selain itu penggunaan dari Mark-10 Motorized Force Gauge tidak hanya diperuntukan untuk pengukuran dasar push/pull saja, namun bisa juga digunakan untuk pengukuran yang lebih mendetail seperti:
Fungsi reporting langsung di display, memungkinkan user untuk menyimpan data hasil pengukuran tanpa perlu menuliskan lagi.
Mark-10 Force Gauge dapat digunakan dalam aplikasi pengujian tegangan (tension) dan kompresi (compression) dalam jumlah yang hampir tak terbatas. Mampu mengukur gaya puncak (peak force) dalam tegangan dan kompresi, serta memiliki satuan pengukuran yang dapat dipilih.
Mark-10 Motorized Force Tester memberikan peningkatan akurasi dan kemampuan pengulangan (repeatability) dibandingkan pengujian manual untuk berbagai jenis pengujian termasuk uji tarik, uji kompresi, uji tekuk menekuk (bending), uji kupas (peeling), uji sobek, uji uji geser, uji gesekan, uji tusukan, dan pengujian mekanis lainnya hingga 1,500 lbF (6.7 kN).
Mark-10 Torque Gauge & Torque Tester adalah produk pengukuran torsi yang akurat dan kaya akan fitur, ideal untuk berbagai aplikasi torsi. Semua pengukur torsi dan penguji torsi menangkap torsi puncak (peak torque) di kedua arah (CW dan CCW) dan memiliki unit pengukuran torsi yang dapat dipilih.
Rangkaian Plug & Test® mencakup indikator yang dapat diganti serta sensor gaya (force) dan torsi (torque) jarak jauh. Indikator Mark-10 menampilkan tampilan grafis, laju pengambilan sampel yang sangat cepat, dan sejumlah fitur lainnya.
Stand Motorized Torque Tester canggih dirancang utuk berbagai aplikasi, termasuk pengujian torsi penutupan (closure), pengujian torsi pengikat (fastener), dan masih banyak lagi.
PT Yakin Maju Indonesia adalah distributor resmi produk Force Gauge & Torque Measurement dari Mark-10. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak mengenai Motorized Force Gauge untuk mendukung bisnis Anda, silahkan hubungi kami.
Kunjungi juga halaman Facebook, Instagram, Linkedin , TikTok dan Youtube kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar peralatan industri.